• 1

    Oct

    Pakai New Blogdetik Miskin Komentar (?)

    Perubahan adalah sebuah kewajiban. Pada sebagian besar perusahaan, istilah “Inovasi atau mati” dijunjung tinggi. Ketika kita hanya mengandalkan kejayaan masa lalu lalu kita tidak berani berinovasi, maka kematian tinggallah menunggu waktu. Begitu pula dengan Blogdetik, dengan tagline baru “Platform blog lokal asli dari Indonesia”, mencoba berinovasi. Tentu saja inovasi ini agar kualitas blogdetik di masa mendatang menjadi lebih baik. Setiap perubahan, terlebih perubahan yang radikal, pasti menimbulkan gejolak. Saya merasa ada yang lain dari kehidupan blogger blogdetik. Memang saya bukan blogger blogdetik militan. Saya menggunakan Blogdetik belum genap dua tahun itu pun jarang update. Tapi saya yang pernah merasakan manfaat dari menggunakan blogdetik tidak rela jika
  • 8

    Dec

    Sumpah Aku Ini Blogger

    “Sumpah aku ini blogger” begitulah yang tertulis pada T-shirt gurita yang saya miliki. saya mendapatkannya ketika saya mengikuti program “peduli kata kunci” bersama rekan-rekan blogger dari warung blogger. sebenarnya saya mendapatkannya secara “kebetulan” karena kaos itu selain diberikan kepada pemenang juga kepada orang yang beruntung berdasar undian. nah, saya adalah orang yang beruntung karena undian. bagaimana pun saya berterima kasih. kaos gurita dipakai saat ngablogburit sekilas tentang program peduli kata kunci atau PKK, merupakan sebuah gerakan untuk menggeser konten-konten negatif dari halaman google. jadi ini adalah sebuah lomba mini-SEO. siapa yang berada di urutan paling atas di halaman pertama google.com itulah pemenangnya. seingat saya
  • 28

    Sep

    Nasib Mobil Listrik Tergantung Pada PLN

    Kabarnya, pada 21 September 2014 yang lalu BLOGdetik mengadakan #BloggerBicara bersama PLN di Teater Pinisi Edutaiment Park, Pasaraya BLOK M Lantai 9, Jakarta Selatan. karena bagi saya jarak Jogja-Jakarta cukup jauh saya tidak bisa ikut. jika saja Jogja-Jakarta dapat ditempuh sebagaimana menempuh Jogja-Magelang. *ah sudahlah* beberapa hari yang lalu saya membaca detik finance, bahwa para konsumen BBG (Bahan Bakar Gas) memilih melepas converter kit yang dibagikan gratis dan kembali menggunakan BBM khususnya premium. penyebabnya tidak lain karena tidak terjangkaunya SPBG yang mereka butuhkan untuk “menghidupkan” kendaraan. apakah nasib yang sama akan dialami oleh mobil listrik? mobil listrik di Indonesia diwacanakan dan diproyeksikan sebagai mobil nasional. ini sebuah hal yan
-

Author

Farid Nugroho
@edisipertama
Hanya seorang blogger yang entah apakah masih pantas disebut blogger :)

Follow Me