• 28

    Sep

    Pernah Merasa Kehilangan? Pasti

    Kehilangan adalah sebuah perasaan, karena setiap dari kita tidak pernah memiliki apa pun. mengutip moto hidup seorang dosen, “Aku bukan siapa-siapa dan tidak memiliki apa-apa”. meski itu bukan punya kita dan kita hanya pernah merasa memilikinya, tetapi ketika sesuatu atau seseorang itu hilang/pergi, tentu rasanya begitu sakit. sebenarnya saya pernah membahas tentang kehilangan di blog wordpress saya, kala itu tentang hilangnya sandal di masjid. contoh yang sederhana agar kita bisa mengikhlaskan sesuatu ketika atau sebelum kita memilikinya dan tentu saja kita kehilangan. berbicara tentang kehilangan ibarat membuka luka lama yang mulai mengering. agar tidak terasa begitu menyakitkan, maka saya cukup menceritakan kehilangan yang agak ringan saja. ringan tapi masih nyesek hehehe.
  • 6

    Feb

    Stop Bicara Komputer dan Internet

    ketika kita mendengar istilah teknologi informasi, otak kita akan mengatakan “pasti ini hubungannya dengan komputer dan internet”. sebab memang kita hidup di era komputer dan internet. coba tanya simbah-simbah kita, mereka akan mengatakan kalau teknologi informasi itu surat dan telegram. memang banyak generasi tua yang melek internet, sebut saja Pakdhe Cholik (nuwun sewu pakdhe :) ), tapi jauh lebih banyak yang tidak paham komputer. bagi sebagaian besar generasi tua, komputer itu ya yang bentuknnya kotak dan digunakan untuk mengetik tanpa ada suara tek tek tek ting. terbukti pada beberapa bulan yang lalu, pada saat uji kompetensi guru yang notabene menggunakan computer based test, mereka banyak yang bingung dan gagal. kegagalan mereka banyak yang bukan karena tidak menguasai m
  • 26

    Dec

    Jangan Perkosa Aku

    judulnya kok ngeri ya? tulisan ini bukan membahas hal-hal yang berbau pornogratis pornografi dan pornoasik pornoaksi, tapi berbicara tentang kolonialisasi media massa khususnya televisi sebagaimana yang diselenggarakan oleh kimva4ever. sebelum lebih jauh membahas GA-nya, jujur saya suka sama tampilan blognya yang simple dan ga neko-neko (memuji dulu biar dimenangin hehehe). membicarakan tentang acara acara tv memang tak akan ada habisnya, terutama sisi negatifnya. kalau penyelenggara GA menyebut kolonialisasi media televisi, izinkan saya menyebutnya dengan perkosaan media. perkosaan merupakan kata yang lebih khusus daripada kolonialisasi, jadi di dalam kolonialisasi biasanya terjadi perkosaan. dari acara berita, hiburan, komedi, drama, musik, dan lain sebagainya, televisi seakan memaksa
  • 21

    Dec

    Jomblo Bersatu Tak Bisa Dikalahkan

    wah, ada blog yang bikin masalah nih. dia nantangin kita menuliskan pengalaman pertama kali jatuh cinta atau tips biar bahagia meski jomblo. padahal status jomblo kan sensitif banget (bukan iklan produk bermerk sensitif lho ya). banyak orang yang galau gara-gara jomblo, eh ini malah seperti membuka luka yang belum kering. saya menulis ini dalam keadaan galau meski bukan galau karena jomblo. (ga perlu tahu deh kenapa galau *asah kapak*) sebenarnya status jomblo itu tidak perlu galau, malahan dinikmati saja. orang dulu ter-main stream sama lagunya Koes Plus, “begini nasib jadi bujangan, kemana-mana asalkan suka tiada orang yang melarang”. indah banget bukan. lah, sekarang yang pada ditonton boyband lipsync sih, makanya lagi ngejomblo dua hari langsung pada galau. apa hubunganny
  • 21

    Dec

    Iklan Kompas, Bukan yang Terkeren tapi Bagus

    mungkin banyak dari kita yang tidak suka dengan iklan, khususnya iklan di tv. selain mengurangi kenikmatan dalam menonton, juga bisa jadi karena kita menganggap iklan tidak ada gunanya. apalagi itu dianggap urusannya yang punya merk, kita hanya dieksploitasi saja. tapi, iklan juga ada manfaatnya lho, setidaknya bisa memberi kesempatan buat kita untuk sejenak ke belakang (baca: ke toilet) atau mengambil minum atau sekedar meregangkan otot yang kaku. sebenarnya, saya kadang bahkan sering lebih suka tayangan iklan daripada acara tv. saya termasuk orang yang tertarik dengan iklan. bahkan ketika saya nonton bola, saya tidak hanya menonton bolanya tapi juga memperhatikan adboard yang ada di tepi lapangan. mungkin itu tandanya saya nanti akan jadi pengusaha (yuk bareng-bareng bilang aamiin) hehe
- Next

Author

Farid Nugroho
@edisipertama
Hanya seorang blogger yang entah apakah masih pantas disebut blogger :)

Follow Me