Hijab Hunt 2015, Mengawal Mereka Menjadi Muslimah Sejati

24 Jun 2015

Hijab Hunt 2015

Hijab, tren fashion yang kini sedang marak di kalangan masyarakat. kini jilbab dan hijab menepis nyinyiran sebagian orang yang katanya suci dulu baru berjilbab. tetapi tren telah membuktikan bahwa muslimah harus berjilbab dulu dalam rangka memperbaiki diri. dengan berbagai macam jilbab dan hijab yang menarik akan membuat pemakainya nyaman dan di akhirnya nanti akhlaknya pun perlahan menjadi baik pula.

Sunsilk Hijab Hunt 2015 merupakan ajang untuk menemukan ikon fashion muslimah Indonesia. pada 28 Juni nanti akan digelar malam eliminasi, dimana dari 15 peserta akan terpilih 8 besar. acara akan berlangsung di Britama Arena Sport Mall, Kelapa Gading. bagi yang tidak bisa hadir di acara tersebut bisa menyaksikan secara live di trans7 jam 20.00 WIB. Acara tersebut akan menghadirkan 3 juri utama yaitu Desi Ratnasari, Dian Pelangi, dan Dewi Sandra. Acara akan dibawakan oleh Ben Kasyafani, Laudya Cyntia Bella, dan Indra Herlambang. dan akan ada perform dari Fatin Shidqia Lubis dan Cakra Khan. tetapi, jangan lupa shalat tarawih ya… :)

Jilbab ataupun hijab adalah perintah agama. di zaman Rasulullah, ketika ayat tentang menutup aurat turun, seketika itu pula para wanita menyambar apa pun yang ada di dekatnya, semisal gorden, untuk menutup aurat. kini, kondisinya sudah berbeda tetapi tetap dalam perintah yang sama, menutup aurat. kini bentuk jilbab atau pun hijab sudah beraneka bentuk dan beraneka warna, sudah tidak lagi muslimah di sekitar kita menutup aurat dengan menggunakan gorden. tetapi tantangannya adalah, bagaimana jilbab atau pun hijab tersebut memang sesuai tuntunan. para muslimah tentu lebih paham tentang hal ini, semisal tidak membentuk lekuk tubuh, tidak berpunuk unta, menjulurkan jilbab, dan lain sebagainya.

Para peserta Hijab Hunt baik yang nantinya lolos ke delapan besar maupun tidak, saya yakin mereka sudah paham tentang hal tersebut. dan konsekuensi mereka ketika sudah ada di sana adalah memiliki fans (para peserta boleh ge er  ). saya sangat berharap mereka nantinya bukan hanya menjadi ikon fashion muslimah tetapi benar-benar menjadi ikon muslimah. bermula dari cara berpakaian nantinya hingga akhlaknya pun menjadi muslimah yang sebenarnya. para fans yang ikut memberikan vote semoga bisa ikut meneladani apa yang dilakukan oleh para peserta. para peserta dalam beberapa waktu ini dikarantina. di sana semoga mereka bisa benar-benar memahami bahwa mereka bukan lagi akan menjadi ikon fashion tetapi lebih dari itu yaitu menjadi idola. para fans akan melakukan apa pun untuk menjadi seperti idolanya, termasuk bagaimana akhlaknya.

Bagi saya, malam eliminasi bukanlah mengeliminasi (maksudnya gimana coba???). malam itu adalah malam dimana saatnya melipatgandakan jumlah muslimah. meski jumlah peserta di panggung berkurang, tetapi mereka yang tereliminasi setidaknya sudah lebih memahami tentang dunia muslimah daripada sebelumnya. semoga mereka bisa menularkan apa yang telah mereka dapat di masa karantina ke lingkungan sekitarnya. bagaimana dengan mereka yang lolos 8 besar? mereka memiliki tantangan yang lebih besar dari itu, mereka mengajak lebih banyak orang lagi untuk menjadi minimal seperti dirinya.

Di sana lah ada tugas kita. kita wajib mengawal mereka agar benar-benar menjadi muslimah sejati. mereka yang nantinya akan memiliki fans dan fans itu akan mengikuti apa yang dilakukan oleh idolanya. kita harus mengawal agar nanti setelah ajang Hijab Hunt 2015 berakhir, mereka tetap menjadi muslimah. dengan menjadi muslimah yang sebenarnya fans-nya juga semoga juga menjadi muslimah-muslimah yang baik pula. kita mengawal mereka agar mereka tidak keluar dari koridor muslimah. akan berbahaya jika mereka keluar dari sikap muslimah dan tidak ada yang mengawal, fans-nya juga bisa-bisa ikut menjadi tidak syar’i.

Jadi, Anda mau mendukung dan mengawal siapa? belum tahu? silakan cek langsung di web hijabhunt.com. atau mau hadir ke live show? silakan klik petunjuk untuk mendapatkan undangannya gratis. 

 

ngaBLOGburit 2015


TAGS NgaBLOGburit2015


-

Author

Farid Nugroho
@edisipertama
Hanya seorang blogger yang entah apakah masih pantas disebut blogger :)

Follow Me