Musim Hujan Jangan Suka Ngebut

28 Dec 2014

musim hujan bisa dibilang musim dimana sedang banyak penyakit. dari flu, demam, demam berdarah, batuk pilek, hingga penyakit karena jatuh, terpeleset, yang mengakibatkan cedera ringan maupun parah termasuk patah tulang bahkan bisa menyebabkan kematian. untuk penyakit flu, demam, dan sejenisnya, itu terkait dengan daya tahan tubuh. makanan yang sehat dan teratur serta istirahat yang cukup dapat meminimalisasi terjadinya penyakit-penyakit tersebut. tetapi untuk penyakit yang sifatnya cedera, salah satunya bisa disebabkan oleh kecelakaan termasuk kecelakaan lalu lintas.


menurut statistik, kecelakaan di jalan raya didominasi oleh kedaraan roda dua. ya iyalah, secara logika jumlah kendaraan roda dua lebih banyak daripada roda empat. kecelakaan mungkin kejadian yang tidak bisa dihindari tetapi kejadian maupun akibatnya bisa diminalisasi. berikut yang bisa kita lakukan dalam berkendara menghadapi musim hujan yang kadang deras kadang ringan.

1. jangan ngebut

ngebut di musim hujan banyak mudzaratnya. bukan hanya ketika musim hujan, di luar musim hujan yang kering pun ngebut banyak menyebabkan kecelakaan. kecelakaan tunggal karena terpeleset banyak yang telah mengalami. jalanan yang licin kadang tidak didukung oleh jenis ban kendaraan. bukan hanya kendaraan roda dua, mobil pun banyak yang terpeleset karena ban kurang “menggigit” dengan aspal.

jarak pandang yang terbatas pun juga salah satu penyebab kecelakaan. ketika ngebut, jarak pandang terbatas, menyebabkan riskan bertabrakan dengan pengendara lain. terlebih jalanan yang licin sehingga rem bukan satu-satunya yang bisa membuat kendaraan terhenti, tapi juga harus dengan doa.

2. gunakan jas hujan dengan aman dan nyaman

penggunaan jas hujan yang sembarangan pun bisa menyebabkan kecelakaan. masih banyak pengendara roda dua yang menggunakan jas hujan model “batman” termasuk saya. jas hujan model ini biasanya “sayapnya” berkelebat di belakang yang sering mengganggu pengendara lain. jadi perlu diperhatikan ketika menggunakan jas hujan model “batman” agar “sayap” tidak mengganggu jalanan semisal diduduki. memang model baju lebih aman daripada model “batman”.

ketika menggunakan jas hujan, banyak pengendara yang menggulung lengan baju atau jaket terlalu tinggi. begitu pula menggulung celana panjang hingga di atas lutut. idealnya, berkedara roda dua juga menggunakan pelindung lutut dan siku. tetapi ketika kebanyakan dari kita tidak menggunakannya, minimal jaket dan celana panjang kita gunakan. menggulung baju/jaket dan celana panjang hingga di atas lutut dan siku sangat berbahaya karena ketika jatuh siku dan lutut akan mudah berbenturan dengan aspal. apalagi banyak yang berkendara hanya menggunakan celana pendek dan baju lengan pendek, lebih tidak disarankan lagi.

melepas sepatu sering kita lakukan agar sepatu tidak basah karena hujan. sepatu yang basah memang membuat kita sibuk karena susah kering. tetapi melepas sepatu dan berkendara dengan “nyeker” sangat tidak disarankan. kita tahu di jalanan banyak material berbahaya semisal pecahan kaca akibat kecelakaan yang pernah terjadi di tempat tersebut. idealnya, berkendara di saat hujan adalah menggunakan sepatu boot yang terbuat dari karet. tetapi sering kita merasa kesusahan membawanya. sandal jepit meskipun sebenarnya sagat tidak disarankan tetapi lumayan bisa meminimalkan terjadinya luka.

3. jangan menerobos banjir

baik kendaraan roda dua maupun roda empat, sangat tidak disarankan untuk menerobos banjir. kendaraan yang terjebak banjir sangat berpotensi mogok. mogok di tengah banjir kadang sangat berbahaya yaitu ketika terjadi banjir yang lebih besar sedangkan kita masih sibuk dengan kendaraan bisa-bisa kita terseret olehnya. bagi kendaraan roda dua yang mogok bisa dengan mudah mendorongnya tetapi jika yang mogok adalah mobil, susah untuk mendorong dan perlu bantuan orang lain.

4. manfaatkan asuransi

selain mengasuransikan diri, mobil pun perlu diasuransikan. Garda Oto adalah salah satu alternatif yang bisa dimanfatkan. Klaim yang mudah karena dokumen yang harus disediakan pun bukan dokumen yang sulit untuk diperoleh. dikutip dari situs resmi garda oto “Cukup menghubungi Garda Akses atau jaringan cabang Asuransi Astra, petugas Garda Oto siap membantu prosesklaim pelanggan. Mudah dan tidak berbelit-belit. kehadiran Garda center di pusat-pusat perbelanjaan dan lokasi strategis lainnya, layanan inovatif ini akan semakin terjangkau dan memberi kemudahan klaim bagi pelanggan Garda Oto. Garda Oto pun menyediakan paket perluasan “banjir, topan, longsor, hujan es” yang mana Armada Garda Siaga siap melayani 24 jam untuk membantu mengatasi hal terburuk sekalipun.

nasib buruk tidak bisa kita hindari tetapi resikonya dapat kita minimalkan. jadi siapkan diri kita untuk “bertempur” di jalan raya yang penuh resiko. :)


TAGS SemangatNgeblog Garda Oto


-

Author

Farid Nugroho
@edisipertama
Hanya seorang blogger yang entah apakah masih pantas disebut blogger :)

Follow Me